Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

[Perda Gepeng Membunuh Kami] Update Juli 2016

16.08 Mario Pratama 0 Comments Category :



“Tidak mencuri tapi dijeruji,"
DS, waria, profesi pengamen, dipenjara tanpa peradilan sejak Juni 2016.

Bulan lalu, saat kebanyakan dari kita sedang merayakan Hari Kemenangan (Idul Fitri) bersama orang-orang terkasih, banyak dari saudara kita justru mendekam di Rumah Perlindungan Sosial DIY, Bantul. Tidak seperti namanya yang seolah menjadi tempat berlindung bagi rakyat, RPS justru menjadi penjara. Iya, penjara bagi rakyat miskin, termasuk bagi kawan-kawan waria.

Juli 2016, giliran DS, BA, dan SR yang terpenjara di sana. Mereka sedang mengamen saat tertangkap. Bersama 250-an orang lainnya mereka dipaksa berlebaran di RPS. Bapak-bapak difabel, ibu hamil, kakek & nenek, ibu & 5 anaknya, pedagang asongan, pemulung, remaja, dsb. Tidak ada sholat Ied, tidak ada perayaan lebaran. Jangankan opor ayam dan ketupat lebaran, makanan saja tetap tidak layak seperti biasa. Kunjungan keluarga juga dibatasi.

Dan, seperti yang sudah-sudah, kawan-kawan waria selalu mendapat perlakuan ‘spesial’. Psikolog utusan Dinas Sosial menceramahi mereka soal HIV, kaum Sodom, dan diakhiri dengan nasehat untuk menjadi laki-laki. Usaha untuk mengubah identitas mereka (usaha/terapi konversi) merupakan tindak diskriminatif yang bertentangan dengan  Hak Asasi Manusia.

Bagi DS, ini adalah lebaran tersedih dalam hidupnya.

Negara jelas gagal memberikan penghidupan yang layak bagi waria sepertinya, dengan membiarkan dan melanggengkan diskriminasi berbasis identitas gender dan ekspresi di dunia pendidikan maupun kerja. Banyak waria bertahan hidup dengan mengamen di jalanan. Namun, alih-alih memperbaiki diri, Negara justru menggunakan Perda DIY no. 1 th 2014 (Perda Gepeng) untuk menangkap dan memenjarakan mereka.


DS, BA, SR, dan rakyat lain yang tertangkap dipenjara tanpa peradilan. Lamanya penahanan di RPS dilakukan sesuka hati Dinas Sosial. Juni lalu, misalnya, tiba-tiba muncul aturan baru yang tidak jelas landasannya: ditahan 1.5 bulan untuk yang pertama kali tertangkap, 3 bulan untuk yang tertangkap kedua kali, dan 6 bulan untuk yang tertangkap ketiga kali. Perlu kita tahu bahwa tahanan 6 bulan ini setara dengan kepemilikan ganja.


Update terbaru tentang [Perda Gepeng Membunuh Kami] juga dapat diakses di:
  1. Fanpage PLUSH
  2. Fanpage Kaukus Perda Gepeng
  3. Website Kaukus Perda Gepeng





RELATED POSTS

0 comments